Solo – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid di Kabupaten Mesuji, Lampung, dibakar massa Nan dikatakan berjumlah ratusan. Pembakaran itu dipicu dugaan bahwa pemiliknya melaksanakan pencabulan. Dilansir detikSumbagsel, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, menuturkan awalnya massa menginginkan pemilik ponpes ciptakan segera angkat kaki dari sana. “Dari serangkaian penyelidikan massa ini menginginkan pemilik ponpes ini
Kiai Cabul Ashari disinyalir ‘Kongkalikong’ berbarengan Sosok K dan N Nan Bantu Lancarkan Aksinya Tribun Video Kasus Kiai Cabul Pati diberitakan Sejak 2024, Pendamping Korban Desak Audit Internal Polri Kompas.com Sekretaris DPW PKB Jateng: Pelaku Pencabulan Pati Bukan Kiai, Tapi Dukun Cabul Kompas.tv LPSK Lindungi 50 Santriwati Korban Kiai Ponpes Cabul di Pati CNN Indonesia Kasus Kiai Cabul di
JawaPos.com – Tersangka kasus pelecehan seksual terhadap puluhan santriwati di Pati, Jawa inti (Jateng), ternyata bukan kiai. Ketua Pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin menegaskan hal itu. Menurut Beliau, pelaku bernama Ashari tersebut Ialah tabib atau dukun. Gus Rozin izinkan Bunyi lantaran perbuatan Ashari telah mencoreng sebutan berkualitas kiai
Jakarta, tvOnenews.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menginginkan tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. MUI mengukur tindakan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati merupakan kejahatan serius, sehingga Tak boleh diselesaikan secara kekeluargaan. Hal itu diungkap langsung oleh Ketua MUI Bidang Wanita, Remaja, dan Keluarga (PRK) Siti Ma’rifah bagian dalam keterangannya, pada
Semarang, tvOnenews.com – Kasus dugaan pencabulan puluhan santriwati di Pondok Pesantren Nhdolo Kusumo Pati, inti berperan sorotan publik. Bagaimana Tak seorang kiai bernama Ashari (51) Nan merupakan pengasuh pondok pesantren tersebut diperkirakan mencabuli puluhan santriwati, bahkan Tiba Eksis Nan hamil. sekarang, Kiai Ashari telah diringkus polisi dan Formal berstatus tersangka kasus kekerasan seksual. Menanggapi kasus
SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Penduduk jalur Genteng Kali dikejutkan berdua langkah Bengis seorang guru ngaji berinisial MZ (22). Ia ditangani Satreskrim Polrestabes Surabaya, dikarenakan diperkirakan melecehkan tujuh anak didiknya seorang diri. langkah cabul itu terjadi pelan, dari permulaan 2025 hingga April 2026. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menuturkan modus operandi pelaku sangat licik. Dimana MZ memanfaatkan
Krjogja.com – WONOGIRI – Oknum pengasuh pondok, A, Nan ditentukan tersangka pencabulan terhadap santriwati di Pondok Pesantren di Kecamatan Tlogowungu Pati ditangani polisi di wilayah Kabupaten Wonogiri tepatnya wilayah Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kamis (7/5/2026) pagi. Kades Bakalan, Sutanto, menyetujui informasi tersebut. Menurutnya tersangka ditangani di Gedong Giono Nan merupakan Komplek Makam Raden Gunungsari. lafal Juga:
tvOnenews.com – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali terwujud di lingkungan pondok pesantren, oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari telah diputuskan sebagai tersangka. Para korban merupakan santriwati dari Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa center Nan telah mengabarkan peristiwa ini. TRIGGER WARNING: Artikel ini mengandung materi eksplisit pelecehan seksual Nan mendapatkan menyebabkan kondisi emosi
Penangkapan Ashari, Pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa center, ujungnya ditahan oleh Satreskrim Polresta Pati di Wonogiri, Jawa center, pada Kamis (7/5/2026). sebelum itu, Ashari sempat berperan buron dan berpindah-pindah kota di Jawa center hingga Jawa Barat selama ketika pelariannya. internal penangkapan itu,
Pengakuan Mantan Santriwati mengenai Dugaan Pelecehan di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Seorang mantan santriwati dari Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati membongkar pengalaman pahit Nan dialaminya selama tinggal di lingkungan pesantren tersebut. Ia menceritakan bagaimana permulaan mula dirinya disinyalir merasakan pelecehan seksual oleh pengasuh pesantren, Kiai Ashari. Peristiwa itu terjadi ketika ia Tetap nongkrong di