Warta Ekonomi, Jakarta – Kasus dugaan pencabulan Nan menjerat seorang Personil DPRD Kota Serang berinisial DK berperan perhatian publik. Ketua DPRD Kota Serang turut memberikan tanggapan setelah DK ditentukan sebagai tersangka internal perkara dugaan perbuatan cabul terhadap seorang Wanita di Kabupaten Pandeglang, Banten. DK ditentukan sebagai tersangka oleh Unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim
Seorang dokter berinisial IS ditentukan sebagai tersangka terkait dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya Nan berusia empat tahun. – Seorang dokter berinisial IS ditentukan sebagai tersangka terkait dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya Nan berusia empat tahun. Penetapan tersangka dijalankan Direktorat Perlindungan Wanita dan Anak, serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Jawa Barat. Penetapan tersangka terhadap IS, menurut
Sumber gambar, iStock via Getty Images Informasi artikel Peringatan: Artikel ini memuat rincian kekerasan seksual Nan mendapatkan mengganggu kenyamanan Anda. Kepolisian wilayah Jawa Barat menangkap seorang dokter berinisial IS di Kota Bandung atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak kandungnya seorang diri Nan Tetap berusia balita. Direktur Reserse Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) serta Pemberantasan
RADARSOLO.COM – alur aturan terhadap J (55), oknum guru cabul di tidak akurat Esa SMP negeri di Kecamatan Wonogiri Kota, terus bergulir. bagian dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri, J dituntut hukuman tujuh tahun penjara oleh jaksa penuntut Biasa (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri. “telah pembacaan tuntutan. Sidang berdua program pembacaan tuntutan digelar pada Selasa
PASBAR (3/11/2026) – Polres Pasbar amankan IS (32) atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak Nan Tetap berusia 7 tahun. Kasus ini terbongkar setelah korban menceritakan perbuatan bejat pelaku pada Bunda kandungnya. “Pelaku sempat dikendalikan Penduduk Sekeliling sebelum diserahkan pada pihak kepolisian, Ahad (1/11/2026) sekira pukul 07.20 WIB,” bongkar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto
PANDEGLANG, iNews.id – Personil DPRD Kota Serang berinisial DK diputuskan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap seorang Wanita di Kabupaten Pandeglang, Banten. Polisi telah mengantongi sejumlah kabar, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) Nan ditelusuri di inti Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Kanit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Widianto berucap, DK merupakan
Detikperkara.com KARAWANG – Satres PPA dan PPO Polresta Karawang tercapai membongkar dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak Nan menyertakan delapan orang anak sebagai korban, terdiri dari tujuh anak Pria dan Esa anak Wanita. bagian dalam pengungkapan tersebut, petugas telah menjaga seorang Pria berinisial FRPP (30) Nan disinyalir sebagai pelaku ciptakan menjalani tahapan legalitas kelebihan
Polisi melaksanakan penyelidikan dan pemeriksaan saksi terkait kasus dugaan pencabulan terhadap delapan anak di Karawang Barat. (Foto: Istimewa) KARAWANG – Satuan Reserse Perlindungan Wanita dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Satres PPA dan PPO) Polresta Karawang menjaga seorang cowok berinisial FRPP (30), Nan disinyalir melaksanakan pencabulan terhadap delapan anak di Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.
PANDEGLANG, REQNews – Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyeret seorang Personil DPRD di area Banten berinisial DK. Pria Nan merupakan pensiunan TNI tersebut saat ini Formal ditentukan sebagai tersangka oleh Unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pandeglang. Polisi mengutarakan, dugaan perbuatan cabul tersebut diinformasikan terwujud sebanyak dua
Seorang pemilik warung klontong berinisial FRPP (30) diringkus Satres PPA dan PPO Polresta Karawang, Jawa Barat dikarenakan diperkirakan mencabuli 9 anak. KARAWANG – Seorang pemilik warung klontong berinisial FRPP (30) diringkus Satres PPA dan PPO Polresta Karawang, Jawa Barat dikarenakan diperkirakan mencabuli 9 anak di Kecamatan Karawang Barat. Ps Kasi Humas Polresta Karawang, Ipda Muh