KUPANG, fokusNusaTenggara.com — Kedatangan seorang cowok Nan mengaku sebagai dukun di wilayah perbatasan NKRI–RDTL, Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Malah berakhir berdua amukan massa. cowok berinisial FLO (48), Usul Kabupaten Timor inti Utara (TTU), diperkirakan melaksanakan pelecehan seksual terhadap seorang anak Wanita berusia 13 tahun. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (31/10) gelap. tindakan FLO terbongkar setelah
Kumbanews.com – Seorang Personil DPRD Kota Serang berinisial DK ditentukan sebagai tersangka bagian dalam kasus dugaan pencabulan. Penetapan tersangka dikerjakan Unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pandeglang, Banten. DK terungkap merupakan purnawirawan TNI Nan saat ini menjabat sebagai Personil DPRD di Bunda Kota Provinsi Banten. Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, IPDA Widianto, mengakui
Jakarta – Seorang Personil DPRD Kota Serang berinisial DK disinyalir mengerjakan pelecehan seksual terhadap seorang Wanita Penduduk Kabupaten Pandeglang, Banten. Dugaan pelecehan itu dikerjakan sebanyak dua kali. “Korban memberitakan bahwa mendapatkan pelecehan atau perbuatan cabul itu sebanyak dua kali, Nan pertama di purnama Januari dan kedua Februari. Nan pertama di SPPG Nan dikontrak Beliau (pelaku),
PASURUAN, Radar Bromo – ketika Uzur PR, 58, seorang kakek Usul Kota Pasuruan, ditegaskan bakal dihabiskan di balik jeruji besi. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pasuruan, Formal menjatuhkan hukuman pidana selama delapan tahun penjara, setelah terdakwa terbukti bersalah mengerjakan tindakan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Sidang berdua program pembacaan putusan tersebut, digelar secara
Jakarta – tapak pihak sekolah memediasi siswi magang korban pencabulan berbarengan pelaku, Nan merupakan pegawai kelurahan di Tangerang Selatan (Tangsel), menuai kritik keras. Personil Komisi X DPR RI Putra Nababan menginginkan pihak sekolah Tak menggampangkan kasus pencabulan Nan dialami siswinya. “Jadi sekolah harus ngerti Nan gini-gini. Sekolah jangan menggampangkanlah, sekolah jangan mengampangkan masalah ini. Ini
Kupang - Seorang residivis kasus pencabulan, Fidelis Liu Obe (48), memperdaya siswi SMP berinisial SMA (13) berbarengan berpura-pura sebagai dukun sebelum memperkosanya. tindakan itu terwujud di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (31/10) sunyi. Fidelis terungkap merupakan residivis kasus pencabulan di Kabupaten Timor inti Utara (TTU), NTT, pada 2024. “Betul
Kupang - Seorang Pria residivis kasus pencabulan, Fidelis Liu Obe (48), memperdaya siswi SMP berinisial SMA (13) berdua berpura-pura berperan dukun sebelum memperkosanya. langkah tersebut terwujud di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (31/10) gelap. Fidelis terungkap merupakan residivis kasus pencabulan di Kabupaten Timor inti Utara (TTU), NTT, pada 2024.
PELAIHARI — Penyidik Satreskrim Polres Tanah Bahari segera melimpahkan berkas perkara kasus dugaan perbuatan cabul Nan menyeret seorang eks pejabat instansi vertikal di Kabupaten Tanah Bahari, Kalimantan Selatan, kepada jaksa Kejaksaan Negeri Tanah Bahari. Berkas perkara tersebut rencananya diserahkan kepada jaksa pada Selasa (13/10/2026) hasilkan diteliti. Kasat Reskrim Polres Tanah Bahari AKP Cahya Prasada Tuhuteru
Washington, Beritasatu.com – Hakim Amerika Perkumpulan (AS) menolak gugatan pencemaran sebutan berkualitas Nan diajukan kepala negara Donald Trump terhadap The Wall Street Journal dan taipan media Rupert Murdoch. Gugatan tersebut terkait berdua laporan surat kabar itu mengenai surat ulang tahun bernada cabul Nan diperkirakan disalurkan Trump kepada pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Trump mengajukan gugatan
Riaukarya.com – Seorang Wanita berinisial ANF (23) sebagai korban disinyalir dukun cabul, Dede Lesmana (24), dikarenakan Mau mendapat jodoh. Perkenalan keduanya terwujud lewat media sosial Instagram. “bagian dalam aksinya pelaku mengaku sebagai Pakar supranatural,” ucapan Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta center Komisaris Polisi Purwadi ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat, 1 Maret 2019. peristiwa ini terwujud pada