Jumat, 8 Mei 2026 – 18:30 WIB Pati, VIVA – Kasus dugaan pelecehan seksual Nan melangkah di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa inti, berikut menuai perhatian publik. Setelah padat diperbincangkan di media sosial, sejumlah tokoh ikut memberikan tanggapan, termasuk pendakwah Belia Ustaz Syam Nan mengaku geram berbarengan tindakan pelaku. Kemensos Bantu Korban Pelecehan Seksual
Jakarta, CNN Indonesia — Kiai Ketua pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) jadi tersangka dan ditahan terkait kasus pencabulan belasan santri Pria. “output gelar perkara kita Seiring, terduga oknum telah kita tetapkan sebagai tersangka dan ketika ini kita lakukan penahanan di rutan Polres Ponorogo,” Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali
Kediri – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri tercapai membongkar modus Nan digunakan oleh tersangka guru ngaji berinisial H bagian dalam melancarkan tindakan pencabulan terhadap belasan anak di bawah umur. Pria pensiunan PNS tersebut terungkap memanfaatkan Loka Upaya fotokopi miliknya sebagai Letak hasilkan menjebak dan mencabuli para korban. Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Joshua Peter Krisnawan,
Mitrapost.com – langkah bejat dijalankan oleh seorang kakek di Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung. Pelaku berinisial S (75) diperkirakan melaksanakan langkah cabul terhadap anak Wanita berusia 7 tahun atau Tetap dudukin di kelas 1 SD. Kapolsek Tanjungkarang Timur, Kompol Kurmen Rubianto berucap bahwa kasus tersebut diberitakan pada 14 Mei 2026 oleh pihak keluarga. “akurat, ketika ini
Mitrapost.com – langkah bejat dijalankan oleh seorang kakek di Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung. Pelaku berinisial S (75) disinyalir melaksanakan langkah cabul terhadap anak Wanita berusia 7 tahun atau Tetap nongkrong di kelas 1 SD. Kapolsek Tanjungkarang Timur, Kompol Kurmen Rubianto berbisik bahwa kasus tersebut diinformasikan pada 14 Mei 2026 oleh pihak keluarga. “akurat, ketika ini
Sumber gambar, Polresta Pati Keterangan gambar, Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, tersangka dugaan kasus kekerasan seksual. Informasi artikel Penulis, Quinawaty Pasaribu Peranan, Jurnalis BBC News Indonesia Telah diterbitkan 5 Mei 2026 dimutakhirkan 7 Mei 2026 Masa membaca: 12 menit Kementerian Religi merilis telah mengakhiri operasional Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten
Kediri – Korban pencabulan oleh guru ngaji di Kediri, Jawa Timur, berinisial HO, bertambah. saat ini, telah terdata korban pencabulan meraih 12 anak. Dilansir detikjatim, Kamis (21/5/2026), Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan berbisik jumlah korban terungkap setelah adanya pendataan Seiring perangkat desa dan para korban. “Pada ketika dikerjakan pendataan terhadap korban-korban Nan Eksis,
KALAMANTHANA, Surabaya – Kasur enteng itu diangkut petugas Satreskrim Polres Ponorogo. Itulah tidak akurat Esa berita dugaan perbuatan cabul Ketua pondok pesantren JY. Kasur itu termasuk tidak akurat Esa barang berita Nan diajak aparat Satreskrim Polres Ponorogo setelah mengerjakan penggeledahan di pondok pesantren milik JY (55) di Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jawa Timur, Rabu 20 Mei
Kediri – Pengakuan tak Normal disampaikan guru ngaji tersangka kasus dugaan pencabulan anak di Kabupaten Kediri ketika menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Kediri. Guru ngaji berinisial HO itu mengaku perbuatan cabul Nan menjeratnya dikerjakan oleh sosok gaib Nan menyerupai dirinya. Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan berucap pengakuan itu tampak ketika tahapan pemeriksaan melangkah.
Kediri – Satreskrim Polres Kediri menyingkap jumlah korban dugaan pencabulan Nan dikerjakan guru ngaji berinisial HO terus bertambah. sampai saat ini, polisi mendata Eksis 12 anak di bawah umur Nan diperkirakan sebagai korban. Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan berucap jumlah korban teridentifikasi setelah adanya pendataan Seiring perangkat desa dan para korban. “Pada ketika